Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
Aksi teror di kantor polisi bukan baru kali ini terjadi. Berikut ini sejumlah serangan teror secara langsung maupun tak langsung yang dialami pihak kepolisian di markasnya sendiri dalam lima tahun terakhir.
Serangan di Karanganyar
Pada Juni 2020 lalu, rombongan polisi di Karanganyar, Cemoro Kandang, Jawa Tengah diserang seorang pria tak dikenal. Pelaku kemudian tewas di tempat setelah ditembak anggota polisi.
Tak hanya itu, dalam insiden ini seorang anggota polisi juga terluka setelah terkena serangan sabit pria tersebut. Pelaku itu merupakan pria asal Madiun, Jawa Timur bernama Karyono Widodo, residivis yang baru keluar penjara tahun 2019.
Bom Polrestabes Medan
Akhir 2019 lalu, terjadi aksi bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Aksi tersebut terjadi setelah sejumlah aparat kepolisian melakukan apel pagi di halaman Markas Polrestabes Medan sekitar pukul 08.00 WIB.
Saat itu, secara tiba-tiba terdengar suara ledakan keras di halaman kantor operasional Markas Polrestabes Medan, tepatnya dekat kantin dan halaman parkir.
Dalam pemeriksaan aparat diketahui pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Kota Medan, Sumatera Utara, mampu melewati pemeriksaan petugas dengan melilitkan bom di pinggang.
Kerusuhan Mako Brimob Depok
Kerusuhan terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada 2018 lalu. Kerusuhan diduga terjadi akibat cekcok antara petugas lapas dengan napi di salah satu sel. Rutan pun sempat dikuasai oleh para napi yang terdiri dari sejumlah napi teroris.
Serangan di Polrestabes Surabaya
Bom bunuh diri terjadi di kantor Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, pada 14 Mei 2018. Atas serangan itu, empat pelaku tewas, empat polisi dan enam warga terluka.
Polda Riau Diserang
Dua hari selang serangan di Surabaya, aksi terorisme juga terjadi di kantor Polda Riau, Pekanbaru. Dalam kejadian ini seorang polisi tewas, dua anggota lainnya mengalami luka. Sementara empat pelaku tewas. Serangan tersebut dilakukan lima orang yang diduga merupakan anggota Negara Islam Indonesia (NII).
Bom di Polresta Surakarta
Serangan bom bunuh diri terjadi di Polresta Surakarta, Jawa Tengah, pada 5 Juli 2016. Pelaku diduga bagian dari jaringan Jamaah Anshar Daulah Khilafah Nusantara. Seorang polisi terluka dalam kejadian itu, sementara pelaku tewas.
Teror Serangan Pesan Beruntun
Selain serangan secara langsung, pihak kepolisian juga sempat menerima pesan berantai bernada teror dan ancaman ke kepolisian. Teror itu beredar melalui aplikasi pesan WhatsApp. Pesan itu beredar pasca penangkapan 22 tersangka teroris jaringan Jamaah Islamiyah di wilayah Jawa Timur.
Terkini
Sabtu, 17 Januari 2026 | 15:37:10 WIB
Sabtu, 17 Januari 2026 | 15:32:00 WIB
Sabtu, 17 Januari 2026 | 15:24:43 WIB
Sabtu, 17 Januari 2026 | 15:11:23 WIB
Jumat, 16 Januari 2026 | 14:50:30 WIB
Kamis, 15 Januari 2026 | 22:45:10 WIB
Kamis, 15 Januari 2026 | 14:23:47 WIB
Rabu, 14 Januari 2026 | 22:06:44 WIB
Rabu, 14 Januari 2026 | 21:59:01 WIB
Rabu, 14 Januari 2026 | 21:51:32 WIB