GILANGNEWS.COM - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau pada kuartal pertama tahun 2021 berhasil mencatat penerimaan mencapai Rp1,78 triliun atau 604,54 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 294,98 miliar.
Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah DJBC Riau Hartono Sutarjo mengatakan lonjakan ini didorong dari sektor Bea Keluar (BK) dari komoditi CPO dan turunannya yang mengalami kenaikan Harga Patokan Ekspor (HPE).
"BK atas komoditi CPO dikenakan progresif sesuai dengan kenaikan HPE. Pada bulan Januari, Harga referensi sebesar 951,86 (USD/MIT) sehingga dikenakan BK pada kolom 8 sebesar 74 (USD/MIT), sedangkan Bulan Februari dan Maret secara berurutan harga referensi sebesar 1026,78 dan 1036,22 (USD/MIT) sehingga dikenakan 8K pada kolom 7 sebesar 98 (USD/MIT)," ujar Hartono, Senin (26/4/2021).