GILANGNEWS.COM - PT Pertamina (Persero) mencatatkan laba bersih konsolidasian (audited) sebesar US$1,05 miliar atau sekitar Rp15,3 triliun (kurs Rp14.572 per dolar AS) sepanjang 2020. Laba tersebut anjlok 60,05 persen dari Rp35,8 triliun pada 2019.
Meski demikian, Pjs Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Pertamina Fajriyah Usman menilai capaian tersebut terbilang tinggi di tengah pandemi covid-19 yang dibarengi dengan anjloknya harga minyak dunia.
Kinerja keuangan positif tersebut juga ditunjukkan dengan EBITDA perseroan sebesar US$7,6 miliar dengan EBITDA Margin 18,3 persen. "Hal ini menunjukkan kondisi keuangan Pertamina aman dan mampu bertahan di tengah krisis ekonomi global," ujar Fajriyah dalam keterangan resmi, Senin (14/7).