GILANGNEWS.COM - Relawan bernamakan JokPro 2024 mewacanakan pasangan Jokowi-Prabowo Subianto di pilpres yang akan datang. Wacana Jokowi-Prabowo di 2024 dinilai sebagai langkah mundur demokrasi.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai era reformasi saat ini memiliki semangat agar jabatan presiden dibatasi. Presiden Jokowi, kata Adi, sudah menegaskan tak ingin dicalonkan lagi di pilpres mendatang.
"Pertama, ini menghancurkan semangat reformasi yang ingin mengamputasi jabatan presiden tak terbatas Orba. Jelas menjadi langkah mundur demokrasi. Padahal Jokowi berulang kali nolak keras tak mau dicalonkan lagi. Masih saja ada yang ngipas-ngipasin," kata Adi kepada wartawan, Jumat (18/6/2021).