Edhy Prabowo Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Benur Hari Ini

Selasa, 29 Juni 2021 | 10:22:49 WIB
Terdakwa kasus suap izin ekspor benih lobster tahun 2020 Edhy Prabowo. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA).

GILANGNEWS.COM - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo akan menghadapi sidang tuntutan kasus dugaan korupsi penetapan izin ekspor benih lobster (benur), Selasa (29/6) hari ini.

Sidang akan berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Betul, sidang tuntutan pak Edhy," ujar pengacara Edhy, Soesilo Aribowo, saat dikonfirmasi melalui keterangan tertulis, Selasa (29/6).

  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sudah Jangkau 60 Persen Anak Sekolah
  • Baca Juga Henny Sasmita Wahid Kunjungi Buluh Cina, Dorong Orang Tua Rutin Bawa Anak ke Posyandu
  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Tinjau PKG di SMA Negeri 2 Pekanbaru
  • Baca Juga TP PKK Riau Apresiasi Pekanbaru atas Capaian Imunisasi Bayi Lengkap
  • Selain Edhy, lima terdakwa lain dalam perkara ini juga akan menjalani sidang tuntutan. Mereka ialah staf khusus Edhy, Andreau Misanta Pribadi dan Safri; Sekretaris Pribadi Edhy, Amiril Mukminin; staf pribadi istri Edhy, Ainul Faqih; dan pemilik PT Aero Citra Kargo (ACK), Siswadhi Pranoto Loe.

    Dalam perkara ini, Edhy didakwa menerima suap sebesar US$77.000 atau sekitar Rp1,12 miliar dan Rp24.625.587.250,00 terkait dengan percepatan proses persetujuan pemberian izin budi daya lobster dan izin ekspor Benih Bening Lobster (BBL) kepada para eksportir.

    Edhy melalui sekretaris pribadinya, Amiril Mukminin dan staf khususnya sekaligus wakil ketua tim uji tuntas (due diligence) perizinan usaha perikanan budi daya lobster, Safri menerima US$77.000 dari pemilik PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP) Suharjito.

    Sedangkan penerimaan Rp24.625.587.250,00 berasal dari Suharjito dan para eksportir BBL lainnya. Uang diberikan melalui perantara Amiril Mukminin, Ainul Faqih, ketua tim uji tuntas perizinan usaha perikanan budi daya lobster sekaligus staf khusus Edhy, Andreau Misanta Pribadi, dan Siswadhi Pranoto Loe.

    Halaman :

    Terkini