RIAU

DPRD Riau Kecam Dugaan Pelecehan Seksual 30 Mahasiswi Unri oleh Oknum Dokter

Anggota Komisi V DPRD Riau, Adrias

GILANGNEWS.COM - Anggota Komisi V DPRD Riau, Adrias, sangat mengecam dugaan kasus pelecehan seksual terhadap 30 mahasiswi di Universitas Riau (Unri). Apalagi pelaku diduga seorang oknum dokter di klinik kampus terbesar di Riau tersebut.

Adrias menilai, seharusnya kampus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan memberikan perlindungan bagi seluruh mahasiswa, khususnya mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan. Bukan tempat untuk berbuat kejahatan apalagi pemuas nafsu birahi.

Menurutnya, hal ini harusnya menjadi peringatan serius bagi seluruh perguruan tinggi agar memperkuat sistem perlindungan terhadap mahasiswa dari segala bentuk kekerasan seksual.

"Kampus itu harusnya tempat menuntut ilmu. Jangan sampai justru menjadi tempat yang menimbulkan rasa takut bagi mahasiswi," ujar Adrias, Jumat (1/5/2026).

Politisi PKB itu menyebut, kasus kekerasan seksual yang korbannya mahasiswi tidak boleh terus berulang. Karena itu, pihak kampus diminta mengambil langkah tegas terhadap pelaku serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan di lingkungan kampus.

Dirinya juga menyampaikan pesan kepada para mahasiswi untuk berani melawan dan melapor apabila mengalami atau mengetahui tindakan pelecehan seksual. Menurutnya, keberanian korban untuk speak up sangat penting dalam memutus rantai aksi predator seksual.

"Sebagai perempuan kita harus berani melawan ketika ditindas, apalagi menyangkut kehormatan kita. Laporkan kepada penegak hukum," tegasnya.

Kepada penegak hukum, dirinya juga berharap agar aparat bertindak tegas sesuai aturan yang berlaku agar memberikan efek jera kepada pelaku dan menjadi peringatan bagi pihak lain agar tidak melakukan tindakan serupa.

Istri Plt Gubernur Riau itu menambahkan, bahwa DPRD Riau akan membahas persoalan tersebut agar lahir langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Diketahui juga, seorang dokter yang diduga pelaku juga diduga telah melakukan pelecehan terhadap 30 mahasiswi.


 


 


Tulis Komentar