Dipersilahkan Oleh Polri Bikin Laporan soal Peretasan Akun Medsos BEM UI

Rabu, 30 Juni 2021 | 09:59:01 WIB
Irjen Argo Yuwono (Agung Pambudhy/detikcom).

GILANGNEWS.COM - Sejumlah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mengaku akun medsosnya diretas. Polri mempersilakan pengurus BEM UI yang mengalami peretasan itu membuat laporan sehingga dugaan peretasan bisa ditindaklanjuti.

"Silakan (pengurus BEM UI) laporan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi, Rabu (30/6/2021).

Argo menjelaskan, Polri tidak bisa langsung menindaklanjuti dugaan peretasan tersebut walaupun tidak masuk delik aduan. Menurutnya, kepolisian harus tahu password akun hingga duduk perkara masalah peretasan para pengurus BEM UI itu.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Polri kan harus tahu password akun tersebut, apa yang diretas, dan lain-lain," katanya.

    Diketahui, akun aplikasi perpesanan dan media sosial (medsos) sejumlah pengurus BEM UI diretas. Peretasan itu terjadi pada 27-28 Juni 2021.

    "Pada tanggal 27 dan 28 Juni 2021, telah terjadi peretasan akun media sosial kepada beberapa pengurus BEM UI 2021," kata Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra dalam keterangan tertulis, Senin (28/6).

    Akun yang dikabarkan mereka kena 'hack' adalah akun WhatsApp (WA), Telegram, dan Instagram. Ada tiga pengurus yang mereka kabarkan mengalami hal tersebut.

    Pukul 00.56 WIB, akun WA Kepala Biro Hubungan Masyarakat BEM UI 2021, Tiara Shafina, tidak dapat diakses. Di WA dia, tertulis bahwa akunnya telah keluar dari telepon seluler.

    "Hingga saat ini, akun WhatsApp Tiara belum dapat diakses kembali," kata Leon.

    Pukul 07.11 WIB, akun WA Wakil Ketua BEM UI Yogie Sani tidak bisa diakses dan muncul notifikasi akun tersebut sudah digunakan di HP lain.

    "Pukul 07.20 WIB, akun tersebut sudah bisa digunakan lagi," kata Leon.

    Terkini