Merasa Hampir Mati, Abu Janda Sujud Syukur Sembuh dari COVID-19

Senin, 19 Juli 2021 | 10:12:28 WIB
Abu Janda saat keluar RS karena telah sembuh dari COVID. Foto: dok. IG permadiaktivis2

GILANGNEWS.COM - Pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda telah dinyatakan sembuh dari Corona. Setelah 10 hari dirawat di RS Mayapada, Jakarta Selatan, Abu Janda boleh pulang hari ini.

Abu Janda mengabarkan kondisinya itu melalui akun Instagram pribadinya @permadiaktivis2. Dalam postingan foto terlihat Abu Janda berpose bersama dokter-dokter yang merawatnya.

Ada dua foto yang diposting Abu Janda. Salah satu foto memperlihatkan Abu Janda yang berpakaian hitam sujud syukur.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "SAYA DIKASIH PULANG! ???? saya terpapar, saya komorbid, saya berat, tapi saya selamat.. berkat kerja keras para dokter & nakes. jihadis pejuang sebenar-benarnya, para santo, para pahlawan..," demikian tulisan Abu Janda dilihat detikcom, Senin (19/7/2021).

    Abu Janda menyebut dirinya nyaris tidak terselamatkan karena serangan COVID-19 ini. Dia tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada para dokter yang merawatnya.

    "Terima kasih dokter Monica @threes_rahardjo , dokter, Shinta, dokter Doni, dokter Septian, dan seluruh kru nakes RS Mayapada. KALIAN MALAIKATKU ???? Saya yang hampir mati bisa selamat.. harapan masih ada ???? kita akan lewati semua ini meskipun berat.. DON'T GIVE UP ????," katanya.

    Komorbid Paru-paru

    Dihubungi melalui sambungan telepon, Abu Janda menyebutkan dirinya dirawat di RS Mayapada selama 10 hari. Sebelumnya, Abu Janda menjalani isolasi mandiri (isoman) selama 7 hari di rumahnya.

    "Saya sepuluh hari dirawat (di RS), di rumah tujuh hari (isoman), ini hari ke-18 dari terpapar," kata Abu Janda.

    Abu Janda menjelaskan, pada saat masuk UGD RS Mayapada, kondisinya saat itu sudah parah. Apalagi, Abu Janda memiliki penyakit bawaan (komorbid).

    "Aku masuk UGD itu kondisiku berat, aku komorbid paru. Itu yang bikin saya berat," katanya.

    Abu Janda menceritakan dirinya masuk UGD dengan kondisi paru-paru yang sudah rusak.

    "Dalam 7 hari dia (Covid-19) udah memporak-porandakan paru-paruku 25 persen, seperempat paru-paruku. Aku termasuk beruntung tidak terlambat," jelasnya.

    Sedikit mengulas awal terkena COVID-19, Abu Janda mengaku dirinya selama ini taat prokes. Namun, ia menduga, ia tertular dari keluarga di lingkungan rumahnya.

    Halaman :

    Terkini