Kepala BKPM Sebut Investasi Besar dari 3 Negara akan Masuk Akhir 2021

Selasa, 27 Juli 2021 | 14:24:00 WIB
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

GILANGNEWS.COM -  Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, memberi kisi-kisi akan adanya investasi asing cukup besar yang akan masuk ke Indonesia. Pemasukan modal itu datang dari Australia, Amerika Serikat dan Korea Selatan yang disebut Bahlil akan datang pada akhir 2021 ini.

"Investasi dari Australia cukup gede. Kemudian dari Amerika yang akan masuk cukup gede juga. Kemudian Korea juga akan masuk. Di 2021 akhir itu mereka sudah melakukan realisasi. Tapi perusahaannya apa dan berapa angkanya, nanti tunggu tanggal mainnya," ujar Bahlil dalam sesi teleconference, Selasa (27/7).

Bahlil menyatakan, Kementerian Investasi/BKPM yang dibawahinya memegang prinsip, hanya kepada Tuhan kami percaya, manusia butuh data. Oleh karenanya dia tak mau sesumbar soal rencana investasi dari ketiga negara tersebut.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Saya tidak bisa memberikan data yang kami anggap belum bisa yakini 100 persen itu akan jalan. Tetapi ketika kami sudah meyakini, ada waktunya kami sampaikan," tegas dia.

    Pada kesempatan sama, Bahlil juga bercerita tentang kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu. Setelahnya dia membawa pulang oleh-oleh sejumlah investasi asing, seperti dari Cargill sekitar Rp 5 triliun yang akan memulai groundbreaking investasinya antara September/Oktober 2021.

    "Kemudian ada beberapa perusahaan juga yang sudah masuk, tapi komitmen saya sama mereka belum mau di-announce dulu. Kita tahan dulu, jadi nanti pada saat waktunya saya akan menyampaikan," tuturnya.

    Terkini