Banyak Daerah Menunggu Kiriman, Anggota DPR Pertanyakan Jumlah Stok Vaksin Covid-19

Senin, 02 Agustus 2021 | 10:58:57 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung meminta pemerintah menjelaskan stok vaksin Covid-19 di daerah. Sebab, banyak daerah mengaku tidak punya stok vaksin dan menunggu dikirimkan dari pusat.

"Dari kabupaten yang saya sudah cek lewat Fraksi NasDem di Samosir, Toba, Nias sebagai contoh, tapi faktanya mereka justru meminta stok vaksin dikirim dari pusat. Ini kok jadi bertolak belakang?" ujar Martin dikutip Senin (2/8).

Martin meminta pemerintah terbuka mengenai stok vaksin di daerah.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Jadi, sebenarnya barang itu ada di mana? Ada di daerah mana? Ada berapa banyak di daerah itu. Jadi jangan hanya menyebut di daerah, karena Indonesia ada ratusan daerah," kata Martin.

    Seperti diketahui, surat edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada masa pandemi mensyaratkan kartu vaksin, minimal dosis pertama. Jika memang menjadi syarat, Martin mempertanyakan mengapa di daerah masih kekurangan stok.

    "Jika ada persyaratan minimal dosis pertama dilakukan, tapi vaksinnya itu sendiri tidak ada di daerah, bagaimana mungkin masyarakat bisa melakukan vaksinasi," tegas Martin.

    Dia meminta pemerintah memastikan stok vaksin di daerah terjaga. Sementara saat ini, menurut Martin, masyarakat sudah mau divaksinasi.

    "Jangan sampai Pemerintah pusat ingin menggalakkan percepatan vaksinasi tetapi ketika masyarakat sudah mau divaksinasi, eh vaksinnya malah tidak ada atau tidak sampai ke daerah," pungkas Martin.

    Terkini