Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
Menurutnya, baik yang mendukung atau menolak UAS, agar saling memuliakan. "Baik yang menolak, maupun yang mendukung. Bagi saya tidak ada istilah itu. Semuanya menyatu. Mengusung kebaikan, kemuliaan. Kita memuliakan antara ulama, guru-guru. Tidak ada yang dijelekkan," ucapnya.
Kata dia, seorang penceramah juga membutuhkan kearifkan. Tidak menyinggung pihak lain yang berpotensi menimbulkan perpecahan.
"Kearifan sebagai ulama, mubalig itu memang butuh arif. Penyampaian kajiannya lebih spesifik tidak singgung sana, singgung sini, tidak ada salah duga, salah sangka, dan apapun namanya. Kita mesti arif memang," tambahnya.
"Saya juga penceramah, saya selalu koreksi jangan seenaknya saya. Saya tidak menceritakan orang lain ya. Saya setiap ceramah selalu adaptasi dengan lingkungan. Buka tunduk yang tidak baik. Jangan sampai kita dianggap menyinggung. Dakwah semestinya menyejukkan," kata dia.
Sebagaimana dikabarkan, UAS mendapat penolakan dari sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan warga Citra Indah City, Jonggol, Kabupaten Bogor.
Kabar itu ramai dibicarakan dalam video yang diunggah akun Twitter @Dewie011, warga Citra Indah City.
Mereka dengan tegas menolak kedatangan UAS dalam acara Tabligh Akbar yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Juni mendatang. Seorang pria yang mengatasnamakan pengurus Citra Indah City menjadi juru bicara dan mengungkapkan warga menolak kedatangan UAS karena dianggap memancing keresahan.
"Kami masyarakat Citra Indah City dengan berat hati menolak UAS untuk datang ceramah di tempat kami, sampai batas yang belum ditentukan," kata pria itu.
"Hal ini demi menjaga ketentraman dan marwah yang diajarkan para sesepuh," sambungnya.
Dalam video itu juga diungkapkan alasan warga menolak kedatangan UAS. Menurutnya hal itu untuk menjaga kedamaian dan ketentraman. Dri sejumlah masyarakat khawatir, jika kedatangan UAS bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan oleh warga.
Terkini
Selasa, 13 Januari 2026 | 21:17:29 WIB
Selasa, 13 Januari 2026 | 21:14:00 WIB
Selasa, 13 Januari 2026 | 21:07:58 WIB
Selasa, 13 Januari 2026 | 21:01:07 WIB
Selasa, 13 Januari 2026 | 20:55:32 WIB
Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB
Selasa, 13 Januari 2026 | 20:46:19 WIB
Selasa, 13 Januari 2026 | 20:40:22 WIB
Selasa, 13 Januari 2026 | 20:35:17 WIB
Selasa, 13 Januari 2026 | 20:26:50 WIB