PEKANBARU - Proyek pembangunan flyover di persimpangan Jalan Garuda Sakti Pekanbaru terus maju dengan rencana penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang dimulai pada 2025, setelah pembebasan lahan selesai. Pembangunan fisik diperkirakan dimulai akhir 2025 atau awal 2026. Proyek ini merupakan kerja sama antara Pemprov Riau dan Kementerian PUPR, bertujuan mengatasi kemacetan parah di kawasan tersebut yang sering terjadi pada jam sibuk.
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau, Yohanes Tulak Todingrara, didampingi Kepala Seksi KPIJ, Darmawi, mengatakan bahwa pihaknya bertugas merancang Detail Engineering Design (DED) dan melaksanakan pembangunan fisik jalan layang tersebut. Sementara itu, tugas pembebasan lahan berada di bawah kewenangan Pemprov Riau.
"Dalam rencana pembangunan flyover tersebut, kami bertanggung jawab menyusun DED dan membangun fisik flyover-nya. Sedangkan Pemprov Riau memiliki kewajiban membebaskan lahan yang dibutuhkan," ujar Yohanes pada Selasa (17/12/2024) kemarin.