Arif Eka Saputra Gelar ASMAS MPR RI di Pekanbaru, Pelaku UMKM Riau Curhat Tantangan Usaha

Jumat, 25 April 2025 | 06:48:22 WIB

GILANGNEWS.COM - Masyarakat (ASMAS) yang digelar oleh anggota MPR RI dari Kelompok DPD RI Dapil Riau, Arif Eka Saputra, S.Pi., di Hotel Bono, Pekanbaru, Kamis (24/4/2025). Agenda ini menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dengan masyarakat yang berada di garda terdepan perekonomian rakyat.

Mengusung tema "Ekonomi Kerakyatan yang Berkeadilan", kegiatan ini menjadi panggung curahan hati bagi para pelaku UMKM, yang selama ini bergelut dengan tantangan minimnya akses pasar, kurangnya dukungan dari pemerintah daerah, hingga keterbatasan fasilitas produksi.

Dalam sambutannya, Arif Eka Saputra menegaskan kembali pentingnya merawat cita-cita ekonomi kerakyatan sebagaimana dicetuskan oleh Proklamator Republik Indonesia, Mohammad Hatta.

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • “Ekonomi kerakyatan adalah konsep yang menempatkan rakyat sebagai pusat dari pembangunan ekonomi. Sistem ini harus terbuka, berkelanjutan, dan mendorong kemandirian masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal,” jelas Arif di hadapan peserta.

    UMKM Menjerit, Akses Pasar Terbatas
    Satu per satu pelaku usaha menyampaikan keluhan dan harapannya. Rifai, perwakilan Forum UMKM Mandiri dari Kecamatan Bukit Raya, mengungkapkan bahwa saat ini banyak ide dan inovasi masyarakat yang tidak mendapat dukungan konkret dari pemerintah.

    “Kami butuh ruang untuk mengembangkan usaha. Banyak kelompok masyarakat yang ingin membudidayakan tanaman dan mengolahnya jadi produk herbal. Tapi sejauh ini belum ada perhatian yang menyeluruh dari pemerintah,” katanya.

    Sementara itu, Maya Moza dari Kecamatan Tuah Madani menyoroti sulitnya akses pasar bagi pelaku UMKM. Ia berharap pemerintah dapat menyediakan ruang khusus atau gerai yang benar-benar difungsikan untuk memasarkan produk masyarakat.

    “Banyak toko oleh-oleh dikuasai perusahaan besar, sementara kami kesulitan memasarkan produk sendiri. Kalau tidak lewat sosial media atau warung sendiri, tidak laku. Kami butuh dukungan nyata, bukan hanya seremonial,” ungkap Maya dengan nada lirih.

    Rutin Menyapa Warga, Rutin Menyerap Aspirasi
    Mendengarkan satu demi satu suara dari akar rumput, Arif Eka Saputra menyampaikan apresiasinya atas keberanian dan keterbukaan para pelaku UMKM yang hadir. Menurutnya, kegiatan ASMAS menjadi sarana vital untuk merajut komunikasi dua arah antara masyarakat dan penyelenggara negara.

    “Saya berterima kasih atas kehadiran dan semua masukan yang telah disampaikan. Kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan secara berkala. Aspirasi ini akan saya bawa ke pusat, dan kita dorong agar ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan kementerian terkait,” tegas Arif.

    Ia juga menambahkan bahwa dirinya akan terus memperjuangkan agar pelaku UMKM di Riau tak hanya mendapat ruang berkembang, tetapi juga menjadi aktor utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB