Kopri PMII Bengkalis Prihatin Video Dugem Viral: Perempuan Jadi Korban Budaya Glamor

Selasa, 06 Mei 2025 | 11:39:14 WIB
Cici Amelia

GILANGNEWS.COM - Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Pengurus Cabang Kabupaten Bengkalis mengingatkan semua pihak untuk tidak menganggap sepele viralnya video dugem yang beredar baru-baru ini.

"Fenomena ini tidak bisa lagi dianggap sepele. Sebagai perempuan dan kader pergerakan, saya merasa sangat prihatin. Perempuan muda Bengkalis hari ini bukan hanya jadi korban dampak sosial dari maraknya hiburan malam, tapi juga sering dijadikan komoditas dalam praktik-praktik yang merusak moral,” tegas Cici Amelia, Ketua Kopri PC PMII Bengkalis kepada Wartawan, Selasa (6/5/2025).

Maraknya tempat hiburan malam, warung remang-remang dan video dugem yang viral di media sosial, menurut Cici, berdampak terhadap budaya konsumtif dan bebas terhadap moral generasi muda, khususnya kaum perempuan.

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, katanya, seolah-olah kehilangan kendali terhadap kondisi sosial yang kian meresahkan.

    “Kita tidak sedang bicara soal hiburan semata, tapi ini tentang harga diri masyarakat, tentang masa depan generasi perempuan yang seharusnya dibentuk dengan nilai dan pendidikan, bukan dengan budaya instan dan glamor semu,” katanya lagi.

    Menyikapi hal demikian, Kopri PMII Bengkalis mendesak Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan aparat penegak hukum untuk bertindak.

    "Pertama, segera melakukan razia dan evaluasi total terhadap tempat-tempat hiburan malam yang tidak memiliki izin resmi. Kedua, melibatkan organisasi perempuan, tokoh adat, dan tokoh agama dalam upaya pembinaan moral remaja dan pemuda di Bengkalis dan terakhir menggandeng sekolah dan kampus untuk kampanye sadar budaya dan bahaya pergaulan bebas," paparnya.

    Cici mengajak seluruh perempuan muda di Bengkalis agar tidak terjebak dalam “glamour culture” yang ditawarkan oleh warung remang-remang dan tempat dugem.

    “Menjadi perempuan tangguh itu bukan tentang tampil di tengah gemerlap lampu malam, tapi tentang berani berkata tidak terhadap budaya yang menghancurkan,” pungkasnya

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB