Transaksi Narkoba di Tong Sampah Hotel Pekanbaru, Polda Riau Tangkap Satu Pelaku

Sabtu, 17 Mei 2025 | 15:50:42 WIB

GILANGNEWS.COM – Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil menggagalkan transaksi narkotika jenis sabu dan heroin di halaman parkir Hotel Ratu Mayang Garden, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis (15/5/2025) malam.

Dari operasi tersebut, polisi menyita sekitar 2 kilogram sabu dan 1,8 kilogram heroin, serta mengamankan seorang pria berinisial Y (38), warga Kabupaten Siak.

"Penangkapan dilakukan sekitar pukul 23.00 WIB oleh Tim Opsnal Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Riau. Pelaku diamankan saat mengambil tas ransel dari tong sampah di dekat gerai ATM hotel, yang ternyata berisi narkotika," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Sabtu (17/5/2025).

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua bungkus teh Cina hijau bertuliskan "Guanyinwang" yang diduga berisi sabu, serta empat bungkus plastik bening berisi serbuk putih yang diduga kuat merupakan heroin.

    Selain narkotika, polisi juga menyita satu unit ponsel dan sepeda motor Yamaha Nmax warna toska tanpa nomor polisi.

    Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai akan adanya transaksi narkoba di sekitar lokasi hotel. Berbekal informasi tersebut, tim langsung melakukan pengintaian hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka.

    "Pelaku kita amankan tak lama setelah mengambil tas ransel dari tong sampah. Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolda Riau untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut," terang Kombes Putu.

    Ia menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait asal-usul dan tujuan pengiriman narkotika tersebut.

    Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan jaringan lain yang terlibat dalam kasus ini.

    "Kami akan terus mengembangkan jaringan yang terkait dengan pelaku guna mengungkap sindikat narkoba yang lebih besar," tutup Putu.

    Terkini