Pemprov Riau Genjot Ketahanan Pangan, Tambah Ribuan Hektar Tanam Padi dan Jagung

Selasa, 03 Juni 2025 | 15:31:16 WIB
Gubernur Riau Abdul Wahid

GILANGNEWS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan dalam mendukung swasembada pangan nasional.

Dalam 100 hari kepemimpinan Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid dan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) SF Hariyanto telah melakukan upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan di Provinsi Riau.

Melalui rencana kerja kesepakatan bersama dalam rangka peningkatan ketahanan pangan daerah mendukung swasembada pangan, telah menghasilkan Instruksi Gubernur Riau No.1360/500.1/DPTPH/2025 tanggal 14 April 2025.

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • Instruksi tersebut tentang Peningkatan Produksi Padi dan Jagung Melalui Gerakan Daerah Percepatan Peningkatan Luas Tambah Tanam Mendukung Swasembada Pangan Nasional yang Berkelanjutan.

    Upaya lain untuk mendukung ketahanan pangan yakni pelaksanaan High Level Meeting (HLM) pada tanggal 16 April 2025 di Gedung Daerah Provinsi Riau, yang dihadiri langsung oleh Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Forkopimda, Bupati/Walikota se-Provinsi Riau, yang menghasilkan Komitmen Pemerintah Daerah melalui Gerakan Daerah Mendukung Swasembada Pangan Nasional.

    Kemudian, telah dilakukan pelaksanaan gerakan menanam padi serentak di kabupaten/kota se Provinsi Riau. Dengan periode 20 Februari - 20 Mei 2025, dan telah berhasil meningkatkan luas tanam seluas 9.118 ha dari tahun 2024, dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

    Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid, Selasa (3/6/2025) mengatakan, upaya lainnya dalam meningkatkan swasta pangan di Riau yakni telah dilakukan penyerahan bantuan benih dan pupuk untuk mendukung kegiatan utama optimasi lahan (Oplah), per 20 Mei 2025 melalui APBD Riau terealisasi 3.703 ha dan APBN terealisasi 3.083 hektar.

    Tak hanya itu, lanjut Gubri, juga terbentuknya 18 Brigade Pangan yang telah beroperasi dan beranggotakan masing-masing 15 orang petani milenial untuk mengelola lahan Oplah 3.336 hektar.

    "Kemudian akan dilanjutkan lagi pembentukan sekitar 112 Brigade Pangen dengan luasan Oplah 22.545 hektar," tutupnya.

    Terkini