GILANGNEWS.COM— Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Fuad Santoso, angkat suara menanggapi pernyataan kontroversial Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, yang menyebut kondisi keuangan daerah bukan mengalami defisit, melainkan kekurangan atau bahkan "kehilangan anggaran".
Video pernyataan Edi yang beredar luas di media sosial itu memicu polemik baru di tengah kekhawatiran publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit tersebut, Edi Basri menyampaikan bahwa kegagalan anggaran bukan semata karena teknis pengelolaan, tetapi mencerminkan lemahnya kompetensi eksekutif dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia bahkan menyebut istilah "mismanagement" sebagai akar persoalan.