GILANGNEWS.COM - Keberadaan "Pak Ogah" di sejumlah ruas jalan utama Kota Pekanbaru kian hari makin meresahkan. Mereka kerap terlihat di perempatan padat dan putaran balik seperti di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Arifin Achmad, Jalan Tuanku Tambusai (Nangka), hingga Jalan HR Soebrantas.
Pak Ogah adalah sebutan untuk orang-orang yang mengatur lalu lintas secara tidak resmi, biasanya sambil meminta uang kepada pengendara.
Alih-alih membantu, kehadiran mereka sering dianggap justru memperparah kemacetan dan membahayakan pengguna jalan.