Pansus DPRD Riau Soroti Pendapatan Retribusi Daerah yang Masih Minim

Senin, 09 Februari 2026 | 15:30:12 WIB
Abdullah

GILANGNEWS.COM - Usai menguliti potensi pendapatan dari sektor pajak, Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau kini menelaah potensi pendapatan dari sektor retribusi. Pasalnya, pendapatan daerah dari sektor retribusi masih sangat minim. Sementara potensi pendapatan dari retribusi cukup menjanjikan.

Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah, Abdullah, mengatakan bahwa pendapatan Riau dari retribusi cuma Rp12 miliar per tahun. Jika dibandingkan dengan provinsi lain, nilai pendapatan Riau dari sektor retribusi masih kecil.

"Kalau kita compare dengan provinsi-provinsi lain, masih sangat jauh tertinggal. Seperti Jawa Barat misalnya, Jawa Barat itu retribusinya Rp75 miliar, bahkan Sumbar tetangga kita itu bisa Rp24 miliar," ungkapnya.

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • Ia menilai, seluruh UPT, BLUD dan semua objek retribusi pendapatannya masih sangat kecil. Karena itu, potensi untuk ditingkatkan lebih besar.

    "Seluruh UPT, BLUD, dan semua objek retribusi, kita pikir ini masih sangat kecil dan sangat potensial untuk ditingkatkan. Nah, tinggal kami analisa di mana potensi-potensi retribusi ini yang hilang," sebutnya.

    Sekretaris Fraksi PKS itu menyebut, bahwa saat ini pihaknya bersama tenaga ahli sedang menganalisa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penerima retribusi. Total ada 28 OPD yang menerima retribusi.

    Dalam waktu dekat, pihaknya dari Pansus Optimalisasi Pendapatan akan segera memanggil masing-masing OPD untuk membahas pendapatan dari sektor retribusi. 

    Di sisi lain, dirinya juga mengimbau seluruh OPD dan kepala OPD yang baru, tidak hanya concern bagaimana serapan anggaran terjadi, tetapi juga bagaimana mendapatkan pendapatan yang baik dari retribusi, termasuk pengelolaan aset-aset yang ada di masing-masing OPD.


     


     

    Terkini