Sudrajat Sebut Tiada Alasan Jenderal Polisi Jadi Pj Gubernur

Ahad, 28 Januari 2018 | 11:36:37 WIB
Diumumkan Prabowo, Gerindra Resmi Usung Mayjen (Purn) Sudrajat Jadi Cagub Jabar.

GILANGNEWS.COM - Calon gubernur Jawa Barat, Sudrajat menyarankan, pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat soal pengusulan jenderal polisi menjadi penjabat, atau Pj gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara. Jangan sampai ada stigma tendensius atas pengusulan itu.

Sebagian kalangan, kata Sudrajat, menganalisis masalah itu berdasarkan pertimbangan sesuai, atau bertentangan dengan undang-undang. Tetapi, dia berpendapat, masalah sesungguhnya terletak pada kebijaksanaan pemimpin, dan kebijaksanaan itu berdasarkan pada asas kepatutan dan kepantasan.

"Sehingga penempatan seorang, setiap keputusan yang ditetapkan pemerintah, jangan sampai ada stigma bahwa ini tendensius. Apalagi, khusus ditaruh di Jawa Barat dan Sumut," kata Sudrajat, ketika ditemui wartawan di Jakarta pada Sabtu malam, 27 Januari 2018.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Ia mengaku mendengar alasannya, karena Kepolisian Jawa Barat, khawatir akan terjadi huru-hara, seperti dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017. Tetapi, dia meyakini kekhawatiran itu tak beralasan, karena tak ada indikasi yang mengarah pada huru-hara.

    Kalau pengusulan jenderal polisi menjadi penjabat gubernur Jawa Barat terus dipaksakan, dia memperingatkan bahwa itu akan kian memunculkan asumsi bahwa ada kepentingan tertentu di baliknya. "Karena masyarakat akan bertanya-tanya kenapa, kok, penjabat Kepolisian yang ditaruh."

    Ia meminta pemerintah netral dan tak memihak. Sebab, pemerintah ibarat orangtua masyarakat, sehingga kalau ada rakyat yang memberontak, misalnya, harus diluruskan.

    "Jawa Barat mau ditaruh plt dari Kepolisian, karena Jawa Barat ada rusuh. Berarti kan, pemerintah sudah mengasumsikan Jawa Barat akan rusuh. Ini suatu hal yang salah. Dari mana? Saya sendiri rakyat Jawa Barat (berpendapat), tidak; saya lebih tahu. Saya jadi ragu-ragu dengan kekhawatiran ini," kata Sudrajat.

    Terkini