Jokowi Jadi Imam Salat di Afghanistan, Fadli Zon: Itu Pencitraan yang Bagus Lah

Selasa, 30 Januari 2018 | 21:09:27 WIB
Fadli Zon (kiri) Presiden Joko Widodo (kanan) menjadi imam shalat saat kunjungan ke Afghanistan, Senin (29/1/2018).

GILANGNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai momen 'menjadi imam salat' yang dilakukan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat berada di Afghanistan, merupakan pencitraan yang bagus.

Jokowi memang menjadi imam dalam salat dzuhur saat kunjungan itu, dan menariknya, yang menjadi makmumnya adalah Presiden dari negara tersebut, Ashraf Ghani.

Kendati demikian Fadli menyebut apa yang dilakukan Jokowi biasa saja dan tidak ada hal yang istimewa.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Kalau (jadi) imam salat, kan biasa ya," ujar Fadli, saat ditemui di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (30/1/2018).

    Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu pun kemudian menyebutkan fungsi imam tidak hanya sebagai pemimpin dalam melakukan ibadah salat.

    Namun juga harus memiliki sikap yang bisa mewujudkan apa yang diharapkan oleh rakyat.

    "Presiden sebetulnya, imam dari rakyat Indonesia dan imam itu harus bisa membawa apa yang diharapkan (oleh rakyatnya)," kata Fadli.

    Kendati demikian, ia menganggap apa yang dilakukan Jokowiselama di Afghanistan tersebut merupakan 'contoh pencitraan' yang bagus.

    "Saya kira itu pencitraan yang bagus lah," tegas Fadli.

    Terkini