Ratusan Pengungsi di Libanon Kembali ke Suriah

Kamis, 19 April 2018 | 13:08:13 WIB
Ilustrasi pengungsi Suriah.

GILANGNEWS.COM - Ratusan pengungsi di Libanon kembali ke Suriah setelah tinggal bertahun-tahun di negara tersebut, terusir oleh perang saudara yang berlangsung di Tanah Air-nya sejak 2011 lalu.

Nyaris 500 orang, termasuk anak-anak dan lanjut usia, meninggalkan Shebaa di tenggara Libanon menggunakan 15 bus menuju Beit Jinn, Suriah. Mereka tiba di perbatasan pada Rabu (18/4), sebelum menuju distrik di barat daya Damaskus yang direbut dari pemberontak pada Desember.

"Kami tidak tahu kabar mengenai kota asal kami. Keluarga saya dan saya senang bisa kembali," kata Younes Othman (31), yang sempat bekerja sebagai petani di Suriah dan mengungsi selama empat tahun.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • Pengungsi di Libanon kembali ke Suriah menggunakan konvoi yang diselenggarakan pemerintah setempat. Hal tersebut dilaporkan Reuters, mengutip kantor berita NNA dan Badan Pengungsi Dunia (UNHCR) yang menyatakan tak dilibatkan dalam kepulangan mereka.

    Lebih dari separuh populasi pra-perang melarikan diri sejak pertempuran pecah pada 2011, termasuk lebih dari sejuta orang yang mengungsi di negeri mungil seperti Libanon. Mereka kini jadi seperempat dari jumlah populasi negara tersebut.

    Sejumlah politikus berpengaruh Libanon, termasuk Presiden Michel Aoun, telah menyerukan agar para pengungsi Suriah kembali ke bagian negara asalnya yang lebih tenang. Namun, Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan mereka tak boleh dipaksa pulang.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB