Bos First Travel Ngaku Diintimidasi Saat Diperiksa Bareskrim

Senin, 23 April 2018 | 19:27:16 WIB
Bos First Travel Andika Surachman.

GILANGNEWS.COM - Bos First Travel Andika Surachman mengaku diintimidasi saat memberi keterangan di Bareskrim. Seperti apa keterangan dia di persidangan?

"Saudara terdakwa 1 memberikan keterangan dalam 10 berita acara pemeriksaan. Apakah itu masih saudara akui?" tanya jaksa kepada Andika dalam persidangan di PN Depok, Jalan Boulevard, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Senin (23/4/2018).

"Banyak yang tidak saya akui," ucap Andika.

  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sudah Jangkau 60 Persen Anak Sekolah
  • Baca Juga Henny Sasmita Wahid Kunjungi Buluh Cina, Dorong Orang Tua Rutin Bawa Anak ke Posyandu
  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Tinjau PKG di SMA Negeri 2 Pekanbaru
  • Baca Juga TP PKK Riau Apresiasi Pekanbaru atas Capaian Imunisasi Bayi Lengkap
  • Menurutnya, ia terpaksa menandatangani BAP itu. Ia mengaku diintimidasi dalam sebuah ruangan kecil sebelum ditanyai.

    "Berita acara ini semua Anda tandatangani?" tanya jaksa.

    "Iya karena saya dalam tekanan. Intimidasi seperti pemukulan dan ancaman. Kita sebelum di BAP kita ditempatkan di ruangan di situ selalu diintimidasi," ucap Andika.

    Dalam perkara ini, Andika, Anniesa Hasibuan dan Kiki Hasibuan didakwa melakukan penipuan atau penggelapan terkait perjalanan umrah dan melakukan tindak pidana pencucian uang dengan pembelian aset menggunakan uang setoran calon jemaah.

    Jaksa menyebut sebanyak 63.310 calon jemaah jadi korban karena gagal berangkat umrah dengan janji jadwal keberangkatan pada November 2016-Mei 2017. Akibat gagal berangkat, kerugian calon jemaah mencapai hampir Rp 1 triliun.

    Terkini