Diancam Pakai Senjata Api, 1 Keluarga di Rumbai jadi Korban Perampokan 3 Pria Berpenutup Wajah

Senin, 30 April 2018 | 11:29:13 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Aksi perampokan menimpa satu keluarga di Kelurahan Palas Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru, Riau. Korban, istri dan anaknya diikat oleh para pelaku, usai diancam menggunakan sebuah benda diduga senjata api.

Peristiwa tersebut sudah dilaporkan korban ke kepolisian, Minggu (29/4/2018) kemarin. Setakat ini, aparat berwajib sedang melakukan pengusutan. Diduga, pelaku berjumlah tiga orang dan menggunakan penutup wajah dari sapu tangan.

Ketika itu, korban bernama Masdiar sedang berada di rumah bersama istri dan anak. Pria berusia 47 tahun tersebut kebetulan sedang menonton televisi, sementara anak-anaknya duduk-duduk di luar. Tiba-tiba datang tiga orang pria tak dikenal.

  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sudah Jangkau 60 Persen Anak Sekolah
  • Baca Juga Henny Sasmita Wahid Kunjungi Buluh Cina, Dorong Orang Tua Rutin Bawa Anak ke Posyandu
  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Tinjau PKG di SMA Negeri 2 Pekanbaru
  • Baca Juga TP PKK Riau Apresiasi Pekanbaru atas Capaian Imunisasi Bayi Lengkap
  • Mereka berpencar. Ada yang menunggu dan mengawasi di luar rumah korban, dan yang lainnya merangsek masuk ke dalam. Salah seorang pelaku juga menodongkan benda diduga senjata api kepada korban dan mengancam mereka.

    Dalam kondisi tak berdaya, perampok ini lantas mengikat satu keluarga itu menggunakan benen, agar tidak melakukan perlawanan. Korban juga diancam bakal ditembak jika berani-berani melawan.

    Berlanjut setelahnya, para pelaku dengan sigap mengacak-ngacak seisi rumah, mencari benda berharga dan uang tunai. "Uang yang dibawa kabur sebesar Rp24 juta," ungkap Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Dianda, Senin (30/4/2018) siang.

    Uang tersebut disimpan korban di dalam lemari pakaian, dan berhasil ditemukan perampok tersebut. Selain uang kontan, mereka juga merampas tiga unit handphone lalu melarikan diri menggunakan sepeda motor.

    "Kita masih melakukan penyelidikan, setelah korban melapor (Ke kepolisian, red)," singkat Kasubag Humas berbincang dengan wartawan. Selain itu, sejumlah saksi termasuk korban, juga telah dimintai keterangannya.

    Terkini