Kepolisian Kanada Bebaskan 43 Warga Mesiko dari Perbudakan

Selasa, 12 Februari 2019 | 11:26:26 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Kepolisian Kanada membebaskan 43 warga Meksiko yang menjadi korban penipuan dan perbudakan setelah dipekerjakan di negara tersebut nyaris tanpa imbalan.

Kepolisian Ontario (OPP) menyatakan bahwa para pekerja yang kebanyakan laki- laki itu dipikat ke Kanada oleh sindikat perdagangan manusia.

Awalnya, mereka membayar sejumlah besar uang kepada sindikat itu dengan iming-iming bisa belajar di Kanada, atau mendapatkan visa kerja dan status kependudukan tetap.
 
Begitu tiba di Kanada, mereka ditempatkan dalam kawasan kumuh di bagian tengah dan timur kota Ontario. Mereka kemudian dipaksa bekerja sebagai petugas kebersihan di hotel-hotel.
 
"Perdagangan manusia adalah pebudakan modern. Eksploitasi adalah adalah elemen kunci dari pelanggaran ini," kata Wakil Komisaris OPP, Rick Barnum, sebagaimana dikutip media.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • Dua pejabat perusahaan jasa kebersihan di daerah Barrie, Ontario, diduga terlibat dalam kasus ini. Namun, sejauh ini mereka belum ditahan.
     
    "Tidak dapat dibayangkan bahwa kejadian ini terjadi di lingkungan kami," kata Kepala Kepolisan Daerah Barrie, Kimberly Greenwood.

    Terkini