GILANGNEWS.COM - Ribuan demonstran hari ini kembali berunjuk rasa di Hong Kong. Mereka mengepung Markas Besar Kepolisian setempat untuk menuntut pertanggungjawaban aparat yang dianggap berlebihan saat menghadapi mereka saat demo besar beberapa waktu lalu, sekaligus mendesak Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, segera mencabut pembahasan Rancangan Undang-Undang Ekstradisi dan mundur dari jabatannya.
Seperti dilansir media, Jumat (21/6), massa pengunjuk rasa mengepung kawasan pusat pemerintahan (Admiralty) di tengah kota, dan markas polisi. Aksi damai ini dilakukan dengan menutup sejumlah jalan protokol.
Para pengunjuk rasa ada yang duduk-duduk di pinggir jalan, dan ada juga yang ikut dalam barisan meneriakkan slogan-slogan anti RUU Ekstradisi dan meminta Carrie Lam mundur.
"Pemerintah belum juga menanggapi tuntutan kami setelah berhari-hari. Jadi saya pikir kita harus kembali turun ke jalan untuk menyatakan sebagai rakyat tidak akan menerima janji palsu," kata seorang pengunjuk rasa, Poyee Chan (28)