Jembatan Tanjung Buton Ambruk, Seorang Staf BPTD IV Hilang

Selasa, 17 September 2019 | 17:07:56 WIB
Screenshot video.

GILANGNEWS.COM - Jembatan Dermaga Sandar Roro, Tanjung Buton Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, ambruk, Selasa (17/9/2019) sekitar pukul 13.00 WIB. Seorang honorer di BPTD IV wilayah IV Riau dikabarkan hilang.

Personel yang belum ditemukan bernama Riandy Wendra (25). Korban bertugas di satuan pelaksana Mengkapan. "Upaya pencarian masih dilakukan," ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.

Menurut keterangan sejumlah saksi, jembatan itu tiba-tiba ambruk. Ketika itu tidak banyak orang yang melintas di atas jembatan.

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • "Diduga ambruknya jembatan karena arus kuat, ditambah bangunan yang lapuk," kata Sunarto.

    Personel Sandar Pos Airud Resor Siak dan tim SAR mencari korban. Sampai saat ini pencarian dilakukan secara intensif.

    Kepala BPTD Wilayah IV Riau dan Kepri, S Ajie Panatagama, mengatakan, saat jembatan ambruk, Riandy sedang melakukan monitoring loading KMP Satria Pratama milik PT Jembatan Nusantara, lintasan Mengkapan-Batam.

    Diperkirakan, Riandy terbawa arus Basarnas Pekanbaru sudah meluncur ke TKP untuk melakukan pencarian korban, sementara saat ini pihak BPTD IV dan Dishub Provinsi Riau masih dalam perjalanan menuju lokasi.

    Ajie juga meminta meminta pihak ASDP dan operator kapal untuk menghentikan sementara pelayanan penumpang lintasan Batam-Mengkapan, termasuk untuk seluruh penyebrangan roro lainnya.

    Terkini