Riau

Semester III 2019, Penerimaan Pajak di Riau Rp10,512 Triliun

Ilustrasi.
Loading...

GILANGNEWS.COM - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau mencatat hingga Triwulan III 2019, realisasi penerimaan pajak di Riau mencapai Rp10,512 triliun. Angka ini 59,31 persen dari jumlah target penerimaan pajak Kanwil DJP Riau, Rp17,724 triliun.

"Realisasi pertumbuhan tertinggi terdapat pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)," ujar Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan DJP Riau, M Agus Budisantoso saat dikonfirmasi, Senin (14/10/2019).

Ia menjelaskan, penerimaan PBB mencapai Rp1,63 triliun atau 96,77 persen dari target. "Dari angka ini diketahui ada pertumbuhan penerimaan mencapai 8,61 persen dari sebelumnya yang hanya Rp1,5 triliun kini menjadi Rp1,63 triliun," ucapnya.

Selain PBB, pajak penghasilan (PPh) nonmigas juga terpantau tumbuh dua persen menjadi Rp5,45 triliun atau tercapai 61 persen dari target.

Loading...

Ada tiga sumber penerimaan pajak lagi, yaitu Pajak Lainnya, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM), pajak penghasilan (PPH) Migas. Namun pertumbuhannya minus.

"Adapun rinciannya sebagai berikut, Pajak Lainnya hanya tercapai Rp83,77 miliar atau 68,88 persen dari target. Padahal periode sebelumnya tercapai Rp84,63 miliar. Sehingga pertumbuhan penerimaan Pajak Lainnya pada triwulan ini minus -1,03 persen dari sebelumnya," ungkapnya.

Kemudian, penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) tercapai Rp3,34 triliun atau 47,93 persen dari target. Namun pertumbuhannya minus 41,32 persen.

"Lalu, penerimaan pajak penghasilan (PPH) Migas hanya mencapai Rp672 juta. Padahal sebelumnya Rp1,17 miliar. Hal ini menyebabkan pertumbuhan penerimaan PPH Migas minus 160,52 persen," ucapnya.

Selain itu, lanjut Agus, untuk pencapaian angka realisasi pajak terbesar tercatat pada bulan Juni 2019, dengan angka realisasi sebesar 41,55% atau Rp112 miliar dari target Rp258 miliar lebih untuk bulan itu.

"Pada Juni memang dalam catatan kami capaian bulannya lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan lainnya di 2019," pungkasnya.


Loading...

[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar