RIAU

Pemko Pekanbaru Matangkan Pembentukan LPS untuk Atasi Masalah Sampah dan Tingkatkan PAD

Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka

GILANGNEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah mematangkan persiapan pembentukan Lembaga Pemungutan Sampah (LPS) sebagai solusi persoalan pengelolaan sampah dan optimalisasi retribusi daerah.

Menanggapi itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Rizky Bagus Oka mendorong agar persiapan pembentukan LPS dilakukan secara komprehensif dan profesional.

Dikatakannya, LPS harus dirancang sebagai lembaga yang benar-benar meningkatkan kualitas layanan pengelolaan sampah dan efisiensi pungutan retribusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Komisi II mendukung langkah ini, tapi yang ingin kami tegaskan bahwa pengelolaan dan pungutan retribusi harus dipersiapkan dengan sistem yang rapi, transparan, dan efisien. Jangan sampai LPS hanya menjadi tambahan struktur, tetapi tidak menyentuh akar persoalan,” ungkap Rizky, Rabu (30/4/2025).

Ia menegaskan, digitalisasi sistem pungutan serta penguatan tata kelola sangat penting agar potensi retribusi dari sektor kebersihan bisa dimaksimalkan untuk mendukung pembiayaan pembangunan kota.

“Ini bukan hanya soal sampah, tetapi juga pengelolaan keuangan daerah. Kami di Komisi II sebagai mitra BPKAD akan mengawal sistem pembiayaan dan pengelolaan retribusinya agar benar-benar berdampak terhadap PAD kita,” tambahnya.

Kata Rizky, selama ini sistem retribusi sampah masih belum optimal. Banyak kebocoran dan ketidakteraturan dalam proses pemungutan. Menurutnya, LPS harus melibatkan pelaku usaha lokal, komunitas, hingga teknologi digital dalam proses pengelolaan dan pemungutan.

“LPS harus hadir sebagai solusi yang terukur dan partisipatif, bukan sekadar formalitas kelembagaan. Jika ini dijalankan dengan baik, ini akan menjadi tonggak penting dalam ikhtiar kita untuk Baguskan Pekanbaru,” pungkasnya.


Tulis Komentar