Iskandar Hoesin Resmi Daftar Calon Ketua Umum KONI Riau 2026–2030
GILANGNEWS.COM - Iskandar Hoesin, resmi mendaftar sebagai calon ketua umum KONI Riau periode 2026-2030, di Kantor Sekretariat Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Kantor KONI Riau, Senin (2/2/2026) siang.
Iskandar mendaftar didampingi oleh sejumlah pendukung KONI kabupaten/kota dan sejumlah pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga (cabor).
Saat pengembalian berkas pendaftaran, Iskandar diterima langsung oleh TPP yang terdiri dari Ketua Khairul Fahmi, Sekretaris Yudhi Muis Syarif, anggota Riko Bakhtiar, M Yasir, dan Agusman Sikumbang.
Dalam proses pengecekan berkas pendaftaran, TPP mendapati 10 dukungan dari KONI kabupaten/kota dan 27 dukungan dari cabor. Selain itu, TPP juga memastikan bahwa persyaratan yang diserahkan Iskandar Hoesin, telah lengkap.
"Alhamdulillah kita sudah menerima berkas pendaftaran dari calon nomor urut 2 Iskandar Hoesin. Dari berkas yang kita terima untuk persyaratan sudah dipenuhi," ujar Ketua TPP Khairul Fahmi.
Ia menyebut, total syarat dukungan yang diserahkan Iskandar Hoesin kepada TPP ada 37. Dukungan tersebut terdiri dari 10 KONI kabupaten/kota dan 27 cabor.
Untuk 10 KONI kabupaten/kota itu yakni, Indragiri Hulu, Dumai, Kuantan Singingi, Siak, Kampar, Rokan Hilir, Bengkalis, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, dan Kepulauan Meranti.
Sementara 27 cabor yang mendukung Iskandar yakni, muaythai, teqball, angkat besi, angkat berat, Perbasasi, Pelti, binaraga, Pertina, Perserosi, PSSI, petanque, jujitsu, bola tangan, dance sport, savate, dayung, triathlon, billiard, catur, balap motor, Perbakin, aquatik, bulu tangkis, squash, arum jeram, PSTI, dan barongsai.
Sementara itu, Iskandar Hoesin, menyebut bahwa ada 10 dukungan yang ia terima dari KONI kabupaten/kota. Kemudian ada 27 cabor yang kembali mendukungnya maju sebagai Ketua Umum KONI Riau.
"Alhamdulillah 10 KONI di Riau mendukung saya. Cuma KONI Pekanbaru dan Pelalawan yang tidak," ujar Iskandar.
Menurutnya, jika 10 dukungan KONI kabupaten/kota ini disahkan TPP, maka dirinya akan kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Riau.
"Tapi tergantung verifikasi TPP, kalau disahkan harusnya bisa. Karena KONI cuma 12 kabupaten/kota, dan syarat maju minimal 4. Sementara kita sepuluh sisa 2 tak mungkin bisa maju," jelasnya.
Dia berharap, jika terpilih kembali menjadi Ketua Umum KONI Riau, bisa memperbaiki prestasi olahraga Riau ke depannya.




Tulis Komentar