GILANGNEWS.COM - Serangan udara yang dilakukan kelompok Tentara Nasional Libya (LNA) menghantam sebuah pabrik biskuit di Wadi el-Rabie, Tripoli, Libya, menewaskan tujuh orang pekerja pada Senin (18/11). Ketujuh korban terdiri dari lima orang Bangladesh dan dua orang Libya.
Juru bicara Kementerian Kesehatan, Malek Merset, menyatakan kepada Associated Press, Selasa (19/11), bahwa serangan tersebut juga melukai 33 orang pekerja lain yang sebagian besar berasal dari Nigeria dan Bangladesh. Semuanya telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan darurat.
Utusan Amerika Serikat untuk Libya, Ghassan Salame, menuturkan serangan tersebut telah menyebabkan tujuh orang tewas dan 35 orang terluka. Dalam laporan yang disampaikan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serangan itu dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.