Macet Kronis di Simpang Jalan Melati Garuda Sakti Pekanbaru, Warga Minta Jalan Segera Diperbaiki
GILANGNEWS.COM – Warga dan pengguna jalan di kawasan Jalan Garuda Sakti Km 2, Simpang Jalan Melati, Kota Pekanbaru kembali mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan kemacetan yang semakin parah setiap harinya.
Titik ini menjadi salah satu locus kemacetan kronis, terutama pada jam sibuk pagi, sore, bahkan hingga larut malam.
Lubang besar dan permukaan aspal yang rusak membuat kendaraan berjalan sangat lambat, terutama truk-truk bertonase besar karena merupakan jalan lintas penghubung ke Kota Pekanbaru.
Ditambah lagi, lampu lalu lintas di perempatan tersebut tidak berfungsi, sehingga arus kendaraan dari berbagai arah sering bertumpuk tanpa teratur dan memperparah antrean panjang kendaraan yang nyaris tak bergerak.
Warga setempat menyebut kemacetan di Jalan Garuda Sakti bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menghambat produktivitas sehari-hari. Panjang antrean kendaraan tak jarang mencapai lebih dari 1,5 kilometer, terutama saat jam pulang kerja.
Insiden kecelakaan juga kerap terjadi akibat kondisi jalan yang tidak ideal. Bahkan, sering kali merenggut nyawa.
Belum lama ini, ada insiden kecelakaan maut menimpa seorang pengendara motor di ruas Jalan Garuda Sakti Km 2, yang berujung pada meninggalnya korban akibat tabrakan dengan truk.
Dion (27), pengendara yang sering melintasi kawasan ini mengaku bahwa kemacetan terjadi hampir seharian, mulai pagi hingga malam hari.
"Macet di sini sudah biasa. Semuanya jalan seenaknya, sehingga antrean makin panjang dan keadaan makin kacau. Jalan rusak juga bikin macet makin parah," keluhnya kepada riauaktual.com, Rabu (14/1/2026).
Dia juga berharap, pemerintah Provinsi Riau dapat segera melakukan perbaikan jalan tersebut sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan hingga mengurangi kemacetan yang terjadi.
"Harapan kita sebagai masyarakat ya jalannya cepat diperbaiki. Karena kemarin sempat diperbaiki dan hasilnya lumayan mengurai kemacetan. Dengan kondisi sekarang ini, ya kita berharap pemerintah bisa cepat bergerak untuk melakukan perbaikan," harapnya.




Tulis Komentar