Pendaki Meninggal di Gunung Prau, Diduga Serangan Jantung

Ahad, 08 Desember 2019 | 16:08:53 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Pendaki Gunung Prau Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Yunawan Prastioko (42) asal Desa Pondok Petir, Bojongsari, Kabupaten Depok, Jawa Barat, meninggal dunia.

Kapolsek Kejajar Iptu M. Nurhasan di Wonosobo mengatakan pada Sabtu (7/12) sekitar pukul 06.00 WIB korban beserta tiga temannya melaksanakan registrasi pendakian di Basecamp Igirmranak, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Selanjutnya sekitar pukul 09.30 WIB, korban beserta tiga rekannya berangkat ke puncak Gunung Prahu dan sekitar pukul 15.00 WIB korban membuat tenda di camping ground Cemara Tunggal Plawang/masuk area wilayah Kabupaten Kendal.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Pada saat membuat tenda, tiba-tiba korban mengalami pingsan," katanya seperti dilansir media, Minggu (8/12).

    Ia menyampaikan selanjutnya teman-teman korban berusaha memberikan pertolongan namun tidak berhasil, selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR basecamp dan dibawa ke Puskesmas Kejajar.

    Sesuai keterangan tim medis Puskesmas, bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal, kemudian korban dibawa ke RSU Wonosobo.

    Ia menuturkan dari hasil pemeriksaan visum luar dari pihak RSU Wonosobo dijelaskan bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan dimungkinkan korban meninggal karena mengalami serangan jantung.

    Nurhasan menghimbau kepada para pendaki gunung/pecinta alam sebelum mendaki agar betul-betul dipersiapkan segala sesuatunya, mulai dari perlengkapan tenda, perbekalan/logistik, dan tidak kalah pentingnya adalah persiapan fisik serta menjaga kesehatannya dan berdoa.

    "Dengan kesiapan tersebut kegiatan pendakian mulai dari start hingga finish bisa berjalan dengan lancar dan aman, serta tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," katanya.

    Terkini