GILANGNEWS.COM - Tentara Israel mengakui serangan di Gaza yang menewaskan sembilan anggota keluarga disebabkan oleh penilaian yang salah terhadap warga sipil.
Dilansir dari AFP, serangan udara 14 November menargetkan rumah Rasmi Abu Malhous. Tokoh yang digambarkan oleh Israel sebagai komandan Jihad Islam, gerakan gerilyawan Palestina di mana Israel telah melancarkan kampanye selama tiga hari.
Rasmi dan delapan anggota keluarganya terbunuh oleh serangan itu, termasuk lima anak.