Sabtu, WNI di Hubei Akan Dievakuasi

Jumat, 31 Januari 2020 | 18:02:39 WIB
Menlu Retno Marsudi mengatakan evakuasi WNI di Provinsi Hubei akan dilakukan Sabtu (1/2).

GILANGNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan evakuasi ratusan warga Indonesia dari Provinsi Hubei, China, terutama Kota Wuhan yang menjadi sumber penyebaran virus corona akan dilakukan dalam 24 jam ke depan.

"Keberangkatan pesawat penjemput akan dilakukan kurang dari dua puluh empat jam menggunakan pesawat berbadan lebar agar semua WNI yang bersedia dievakuasi dapat diterbangkan langsung tanpa melalui transit," kata Retno dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (31/1).

Meski begitu, Retno tak menjelaskan detail jumlah, waktu, dan tempat keberangkatan pesawat yang akan mengangkut ratusan WNI tersebut.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • yang diduga merupakan tempat asal virus corona. Diyakini virus itu berasal dari binatang yang dijual di pasar setempat.

    Kota lain di Hubei juga telah dikarantina termasuk dengan menutup akses transportasi.

    Organisasi Kesehatan Dunia

    Hingga kini jumlah korban meninggal akibat virus mematikan itu telah mencapai 213 orang dan menginfeksi ribuan lainnya.

    Selain di China, kasus infeksi virus corona terdeteksi di sejumlah negara, yakni di Kanada, Amerika Serikat, Prancis, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, Nepal, Singapura, Australia, Malaysia, Jepang, Kamboja, dan Jerman. Lalu Finlandia, Uni Emirat Arab, Filipina, dan India.

    Meski demikian belum ada laporan korban meninggal selain di China.

    Selain Inggris, beberapa negara juga sudah memulangkan warganya dari Wuhan, yakni Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan Prancis.

    Terkini