312 Kasus DBD Ditemukan di Pekanbaru, Tenayan Raya Terbanyak

Kamis, 09 April 2020 | 19:12:34 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru hingga pekan ke-14 atau 6 April 2020, sudah mencapai 312 kasus. Namun, sebagian besar penderita DBD sudah ditangani dan sudah sembuh.

Data yang dirillis Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, kasus tertinggi ada di Kecamatan Tenayan Raya, mencapai 59 kasus. Kemudian di Kecamatan Tampan mencapai 47 kasus

Dari data yang dirilis, ada satu korban meninggal dunia. Korban diketahui berinisial R (20) warga Jalan Melur, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan. Korban sudah merasakan sakit sejak Jumat 7 Februari lalu. Diketahui, korban baru memeriksakan kesehatan dan berobat dua hari setelah itu.

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru M Amin melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Pekanbaru, Maisel Fidayesi menjelaskan, DBD merupakan persoalan lingkungan. Ia meminta partisipasi masyarakat menjaga lingkungan.

    "Bagaimana kita menata lingkungannya supaya tidak bertelur lagi nyamuk aedes aegypti itu," kata Maisel, Kamis (9/4/2020).

    Diskes juga meminta peran Puskesmas di masyarakat terus dimaksimalkan. Masyarakat diajak supaya ikut membersihkan lingkungan bersama, melakukan 3M plus.

    Program Diskes Pekanbaru, kata dia, sudah lakukan penyuluhan kepada masyarakat, baik melalui dinas langsung atau melalui puskesmas. Juga ada program melalui Biaya Operasional Kesehatan (BOK).

    "Turun ke lapangan, langsung ke masyarakat jadi kita tidak menunggu di puskesmas lagi. Kita turun ke masyarakat, kita wajib turun mengajak masyarakat untuk memerangi DBD. Untuk obat, saya rasa cukup, untuk penanganan DBD cukup," jelasnya.

    Jumlah kasus DBD di Pekanbaru Minggu ke-14 Tahun 2020:

    Sukajadi 14 kasus

    Senapelan 15 kasus
    Pekanbaru Kota 4 kasus
    Rumbai Pesisir 11 kasus
    Rumbai 20 kasus
    Limapuluh 26 kasus
    Sail 2 kasus
    Bukit Raya 37 kasus
    Marpoyan Damai 40 kasus
    Tenayan Raya 59 kasus
    Tampan 47 kasus
    Payung Sekaki 37 kasus

    Total : 312 Kasus

    Terkini