GILANGNEWS.COM - Mattel melaporkan kerugian sebesar US$210,7 juta atau Rp3,1 triliun (kurs Rp15.142 per dolar AS) pada kuartal I 2020. Perusahaan yang memproduksi Barbie ini mengalami kerugian karena terdampak virus corona.
Pendapatan perusahaan anjlok sebesar 13,8 persen menjadi US$594,1 juta. Pasalnya, selain menutup gerai, Mattel pun terpaksa menghentikan manufaktur dan distribusi.
Dikutip dari media, perusahaan mainan tersebut mengaku saat ini kondisi manufaktur dan distribusi mulai pulih. Pasalnya, pusat produksi mainan di China mereka segera produksi kembali.