GILANGNEWS.COM - Kematian S (63) warga Kecamatan Sempu diduga karena penyakit jantung. Namun sebelumnya, pria itu sempat diduga menjadi korban pembunuhan sang istri.
Dalam autopsi yang dilakukan Tim Forensik RSUD Blambangan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Sehingga dugaan kasus pembunuhan tidak bisa dibuktikan.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin mengatakan, polisi meneliti luka lebam yang ada di punggung terduga korban pembunuhan. Hasilnya, sesuai dengan hasil autopsi tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Tewasnya korban lebih disebabkan karena serangan jantung yang diderita korban.