Sehari 53 Ribu Kasus, Total Kasus Corona di AS Kini Lebih dari 2,7 Juta

Jumat, 03 Juli 2020 | 10:52:25 WIB
Seorang warga Texas memborong makanan usai kasus Corona terus meningkat.

GILANGNEWS.COM - Amerika Serikat mencatat lebih dari 53.000 kasus baru Corona (COVID-19) dalam sehari pada Kamis (2/7/2020). Menurut penghitungan Universitas Johns Hopkins (JHU) angka ini merupakan rekor baru kasus Corona harian.

Pada Kamis (3/7) data penghitungan JHU itu menunjukkan 53.069 kasus Corona pada Kamis (2/7) pukul 20.30 waktu setempat, sehingga jumlah total kasus Corona di Amerika Serikat kini menjadi 2.735.339 kasus.

JHU juga mencatat 649 kematian akibat Corona dalam waktu 24 jam terakhir, sehingga kini total korban jiwa mencapai 128.677 orang.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • Rekor kasus harian Corona tertinggi selama beberapa hari ini terjadi ketika Amerika Serikat - negara yang paling terpukul di dunia dalam pandemi virus Corona -- akan menikmati hari libur menjelang peringatan Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli.

    Florida adalah fokus utama para ahli kesehatan masyarakat. Mereka khawatir tentang lonjakan di negara bagian selatan dan barat AS, yang sekarang memiliki lebih dari 169.000 kasus.

    Gubernur Florida Ron DeSantis menyalahkan meningkatnya kegiatan "interaksi sosial" di antara anak-anak muda yang berkumpul di pesta, pantai, bar, kolam renang dan di tempat lain.

    Di Texas -- di mana lebih dari 2.500 orang telah meninggal akibat Corona -- Gubernur Texas Greg Abbott memerintahkan orang-orang di wilayah yang memiliki 20 kasus atau lebih untuk mengenakan masker, dan melarang pertemuan lebih dari 10 orang.

    Langkah itu dilakukan setelah Texas melaporkan 8.000 kasus baru Corona pada hari Rabu (1/7).

    Terkini