SBY: Penanganan Pandemi Corona Tergantung Kepemimpinan

Kamis, 10 September 2020 | 10:52:27 WIB
Mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.

GILANGNEWS.COM - Mantan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai faktor kepemimpinan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan penanganan Covid-19. Hal itu ia lihat dari kasus penanganan pandemi di negara asing.

SBY menyampaikan hal itu saat ditanya mengenai penanganan virus corona ketika Pilkada Serentak 2020 dilaksanakan di tengah pandemi.

"Apa yang saya ikuti di seluruh dunia, faktor manajemen dan kepemimpinan pemerintah, termasuk Pemda, itu menentukan keberhasilan dalam menangani Covid-19," katanya dalam wawancara khusus, Rabu (9/9/2020).

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Untuk itu ia menyarankan masyarakat jeli dalam menentukan pilihan pasangan kepala daerah pada Pilkada serentak 2020. Menurutnya, masyarakat harus memperhatikan kemampuan kepala daerah dalam mengatasi pandemi corona.

    Hal ini, katanya, dilakukan dengan asumsi pandemi akan berlanjut hingga tahun depan. Dengan begitu peran gubernur, bupati dan wali kota periode mendatang akan sangat menentukan dalam pengendalian wabah di daerah tersebut.

    "Rakyat juga harus tahu apakah [pasangan kepala daerah] serius memberi perhatian penanganan covid, sebelum menjatuhkan pilihan," ujarnya.

    SBY pun menyarankan kepada Komisi Pemilihan Umum di daerah agar menguji bekal dan rencana pasangan calon kepala daerah dalam menangani pandemi dan memulihkan pandemi.

    Pilkada 2020 bakal dilakukan serentak di 270 daerah pada 9 Desember 2020. Meskipun di tengah pandemi, KPU memutuskan Pilkada tetap berjalan dengan protokol kesehatan.

    Presiden Jokowi juga mengatakan Pilkada Serentak 2020 harus tetap dilaksanakan mengingat tidak ada yang bisa menjamin kapan pandemi akan berakhir. Meski demikian, pilkada tetap harus diiringi protokol kesehatan yang ketat.

    Terkini