Pemprov Riau Optimalkan Pajak Air Permukaan dan Alat Berat, Syahrial Abdi: Potensi Bisa Besar
GILANGNEWS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan mengoptimalkan Pajak Air Permukaan dan Alat Berat. Pasalnya saat ini penerimaan pendapatan dari sektor tersebut belum maksimal, hanya puluhan miliar.
Di Provinsi Riau berdiri ratusan perusahaan pabrik, baik itu pabrik kelapa sawit, kelapa dan lainnya yang setiap produksinya membutuhkan bahan baku air.
"Pajak air permukaan sudah kita petakan, dan rumusan-rumusan penghitungan objek potensi juga sudah dihitung," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, Ahad (18/1/2026).
Syahrial mengatakan, untuk peningkatan pajak air permukaan sudah meminta Bapenda Riau mendata mesin-mesin produksi di semua sektor yang beroperasi di Riau.
"Contohnya pabrik kepala sawit dengan kapasitas berapa ton, berapa satuannya dalam satu ton menggunakan air. Itu nanti menjadi standar minimal kita untuk mendapatkan perhitungan-perhitungan pendapatan," terangnya.
Syahrial Abdi optimis, jika potensi pajak air permukaan dapat dioptimalkan. Maka tidak menutup kemungkinan pajak air permukaan juga menjadi salah satu sumber pendapatan yang cukup besar.
"Kalau pajak air permukaan kita optimalkan, InsyaAllah potensi ini juga bisa mendorong Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau," tutupnya.




Tulis Komentar