GILANGNEWS.COM - Berbagai komentar dilontarkan semua pihak, mengutuk aksi bom bunuh diri, yang terjadi di Gereja Katerdral Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu pagi.
Pernyataan yang sama juga dilontarkan Pimpinan DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST. Katanya, aksi tersebut dipastikan ditentang semua pihak, dan tidak dibenarkan oleh agama apapun.
"Kita sampaikan duka yang mendalam kepada korban atas kejadian ini. Di masa pandemi covid 19 seperti sekarang, masih ada pelaku bom. Sungguh tidak manusiawi dan ini dilarang agama manapun," tegas Ginda