GILANGNEWS.COM - Dinilai tidak memperhatikan kearifan lokal, rencana penerapan aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (Si Petruk) untuk rumah bersubsidi, mendapat penolakan dari lima asosiasi pengembang perumahan di Riau.
Lima asosiasi tersebut ialah, Himpera, Apersi, Apernas, Apernas Jaya, dan REI. Kelima asosiasi sepakat akan menyampaikan keberatan aplikasi sipetruk ke DPP masing-masing mencari dukungan untuk penundaan oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR.
Hadir dalam rapat tersebut Wasekjen DPP REI H A Tambi, Sekretaris REI Riau Ari Prama, Bendahara REI Riau H Yendrizal SE MM, Wakil Ketua REI Riau Alfian, Ketua Himpera Riau Yulekson, dan perwakilan pengurus Apersi, Apernas, Apernas Jaya Riau.