GILANGNEWS.COM - Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta menyebut, penolakan vaksinasi Covid-19 paling banyak datang dari orang-orang tingkat keagamaannya tinggi. Hal itu berdasarkan survei yang dilakukan Gelora.
"Kita menemukan penolakan terhadap vaksin ini paling banyak ditemukan pada orang-orang dengan tingkat keberagamaan tinggi," ujar Anis dalam diskusi daring yang digelar Partai Gelora, Minggu (22/8).
Berdasarkan survei tersebut, 45 persen masyarakat menolak vaksin. Alasannya lebih banyak karena percaya terhadap disinformasi vaksin Covid-19. Di sinilah ditemukan lebih banyak yang menolak vaksin orang dengan latar keagamaan.