GILANGNEWS.COM - Peristiwa tidak menyenangkan dialami pasangan suami istri (pasutri) di Kota Semarang, Jawa Tengah. Mereka menjadi korban tindakan pelecehan karena makanan mereka dicampur sperma oleh seorang oknum dokter.
Pendamping korban dari LRC KJHAM, Nia Lishayati, mengatakan pelaku merupakan oknum dokter yang sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di sebuah universitas di Semarang. Pelaku dan dua korban tinggal bersama di sebuah kontrakan sekitar setahun. Korban sudah meminta izin istri pelaku yang tinggal di daerah asal hingga disepakati mereka tinggal bersama.
"Korban dan pelaku tinggal di satu rumah kontrakan. Awalnya korban dan suaminya ngekos, kemudian pelaku ngajak untuk ngontrak 1 rumah selama pendidikan. Suami korban mengatakan akan membawa istrinya (korban) selama pendidikan. Suami korban menanyakan apakah pelaku dan istrinya tidak keberatan kalau dia bawa istrinya, pelaku bilang tidak keberatan," kata Nia saat dihubungi mintai keterangan, Senin (13/9/2021).