Kemenag Minta Kegiatan Susur Sungai Tewaskan 11 Siswa MTs Harus Dievaluasi

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 13:30:08 WIB
Evakuasi siswa MTs yang tewas saat susur sungai di Ciajur.

GILANGNEWS.COM - Semua siswa MTs Harapan Baru yang hanyut di Sungai Cileueur Leuwi, Kecamatan Cijeunjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat sudah ditemukan. Tragisya, 11 di antaranya sudah meninggal dunia.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam pada Kementerian Agama, M Ali Ramdhani, meminta kegiatan susur sungai tersebut dievaluasi.

"Kegiatan yang berisiko tinggi harus benar-benar memperhatikan aspek keselamatan. Ini akan kami evaluasi," ujar dia, dalam keterangannya yang diterima di Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Sabtu (16/10).

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • M Ali Ramdhani berharap ada evaluasi dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakuriler madrasah. Khususnya kegiatan yang memiliki potensi risiko tinggi.

    Pria yang akrab disapa Dhani ini meminta petugas keamanan dan keselamatan dalam kegiatan pembinaan madrasah harus menjadi perhatian dan prioritas utama.

    "Saya sudah meminta Kabid Madrasah Kanwil (Kemenag) Jabar agar bisa segera melalukan hal tersebut," ujar dia.

    M Ali Ramdhani menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut. "Kami sampaikan duka mendalam. Semoga keluarga para siswa tetap tabah dan sabar," kata dia.

    Sebelumnya, sejumlah siswa MTs Harapan Baru, Ciamis, Jawa Barat, dilaporkan tenggelam di Sungai Cileueur saat mengikuti kegiatan susur sungai, Jumat (15/10/2021). Sebanyak 11 siswa ditemukan meninggal, dua siswa lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.

    Terkini