203 Napi di Lapas Ambon Terima Remisi Natal, Pelaku Makar dan Koruptor Tak Kebagian

Sabtu, 25 Desember 2021 | 13:42:18 WIB
Kalapas Kelas IIA Ambon Saiful Sahri menyerahkan remisi Natal kepada napi pada 25 Desember 2021.

GILANGNEWS.COM - Sebanyak 203 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon, Provinsi Maluku, mendapat remisi atau pemotongan masa tahanan khusus perayaan Natal pada 25 Desember 2021.

Pemberian remisi khusus Hari Raya Natal dilaksanakan seusai melakukan ibadah perayaan Natal di Aula Lapas Ambon, Sabtu (25/12) pagi. Pemberian Remisi diserahkan langsung Kepala Lapas Kelas IIA Ambon Saiful Sahri kepada dua perwakilan narapidana seusai membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI.

Saiful menjelaskan, kegiatan pemberian remisi yang diawali dengan kegiatan ibadah perayaan Natal itu berjalan aman, lancar dan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Rincian pemberian remisi yakni dari 203 orang napi tidak ada yang mendapatkan remisi (RK-II) atau langsung bebas.

    "Namun semuanya mendapat remisi dengan besaran remisi berbeda-beda mulai dari 15 hari sampai dengan dua bulan," ujarnya seperti dilansir Antara.

    Napi Korupsi dan Makar RMS

    Saiful memaparkan, jumlah Napi di Lapas Ambon sekarang ini berjumlah 473 orang. Napi beragama Kristen sebanyak 264 orang. Sebanyak 203 orang di antaranya mendapatkan remisi. Sementara 61 orang lainnya tidak memperoleh pemotongan masa hukuman.

    Ia menjelaskan, 61 orang napi yang tidak mendapatkan remisi itu masing-masing dari kasus korupsi sebanyak 18 orang, kasus makar terkait RMS sebanyak enam orang, tahanan seumur hidup tiga orang, Letter F sebanyak tujuh orang, cabut PB sebanyak tujuh orang, cabut asimilasi rumah satu orang, jalani denda dan uang pengganti 10 orang, dan tidak memenuhi syarat administrasi sebanyak satu orang.

    Napi yang akan diusulkan guna mendapatkan remisi susulan sebanyak delapan orang.

    Sementara itu, sebelumnya Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Maluku mengusulkan 553 orang Napi untuk mendapatkan remisi khusus perayaan Natal 25 Desember 2021.

    Terkini