Video Wanita Mengamuk Lalu Cakari Polisi

Selasa, 13 Desember 2016 | 15:53:38 WIB

GILANGNEWS.COM- Seorang wanita pengemudi mengamuk dan menyerang petugas polisi lalu lintas di Jalan Jatinegara Barat, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (13/12/2016).

 

Hal tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa sekitar pukul 09.00. Anggota polisi yang jadi sasaran amukan ibu tersebut berinisial Aiptu Su. Alasan yang menyebabkan ibu tersebut mengamuk masih dalam penyelidikan. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana membenarkan adanya kejadian tersebut. Anggota polisi yang jadi korban penyerangan, lanjut AKBP Sapta, sudah membuat laporan di Polres Metro Jakarta Timur.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Betul (kejadiannya), korbannya (anggota polisi) sudah melapor," kata AKBP Sapta, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa siang.

    Aiptu Su, menurut AKBP Sapta, merupakan anggota Polantas Polda Metro Jaya. Aiptu Su sedang diperbantukan untuk mengamankan jalur Transjakarta.

    "Itukan memang anggota lantas yang di-BKO-kan ke (jalur) Transjakarta," ujar Sapta.

    Sapta memastikan kasus tersebut akan diproses secara hukum. Pelaku akan dimintai keterangan.

    Akibat kejadian tersebut, Aiptu Su menderita luka cakar.

    Kejadian ini juga sudah viral di media sosial. Pelakunya tampak seorang wanita berbaju biru tua gelap, dengan kerudung warna ungu.

    Ibu tersebut mengendarai Toyota Avanza putih. Ibu tersebut terlihat berbicara dengan nada tinggi dan mengatai petugas. Dia sempat menarik-narik baju petugas.

    Kejadian itu menyebabkan kemacetan karena posisi mobil pelaku berada di tengah jalan. Para pengendara terlihat tak henti mengklakson, tetapi tak terlihat ada yang berusaha melerai.***

     

     

    Terkini