Effendi Simbolon: Kalau Marah Prajurit TNI Spontan, Saya Langsung Sembah Kakinya

Kamis, 15 September 2022 | 20:38:33 WIB
Sidang pelanggaran etik anggota Komisi I Effendi Simbolon.

GILANGNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon menyayangkan substansi dari isu disharmoni di tubuh TNI tidak menjadi fokus. Effendi justru diserang karena penggunaan diksi 'gerombolan'.

"Kita melihat dari kejadian-kejadian di lapangan gitu, kok adanya ya ketidakdisiplinan, ketidakpatuhan, itu apa sih? apa karena faktor disharmoninya antar kalian, kan begitu," ujar Effendi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/9).

"Kita ini bukan substansinya yang dibahas, tapi marahnya naudzubilaminzalik kayak ini wah," sambungnya.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Effendi mempertanyakan kemarahan sejumlah prajurit TNI kepada dirinya. Dia mengaku siap cium kaki bila memang kemarahan itu spontan.

    "Kalau marah spontan saya langsung sembah itu kakinya," ucap politikus PDIP.

    Namun, kalau marah karena dimobilisasi atau diperintah, kata Effendi sudah jadi masalah. Dia mengkritik mobilisasi prajurit TNI untuk menyerang dirinya.

    "Tapi kalau marah karena dimobilisasi diperintah ya nanti dulu, nanti dulu, itu persoalan jadinya. Apa boleh menggunakan kekuatan TNI untuk begitu? Apa boleh? Saya tanya ke kalian?" ujarnya.

    Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Dudung Abdurachman merespons permintaan maaf anggota Komisi III DPR Effendi Simbolon terkait TNI gerombolan. Dudung mengatakan TNI AD dengan legowo menerima permintaan maaf politikus PDI Perjuangan tersebut.

    "Permintaan maaf Pak Effendi Simbolon dengan lapang dada saya menyatakan dapat menerimanya," kata Dudung Abdurachman dalam jumpa pers di Mabesad.

    Dudung mengatakan prajurit TNI AD sudah terbiasa menghadapi berbagai risiko, terlebih yang mempertaruhkan nyawa. Sehingga ia meminta kepada sejumlah pihak terutama prajurit TNI AD jangan membesar-besarkan permasalahan tersebut.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB