Bantah Susi, Bharada E: Saya Tak Pernah Bilang 'Jangan Gitulah Bang' ke Yosua

Senin, 31 Oktober 2022 | 16:18:19 WIB
ART Ferdy Sambo, Susi jadi saksi di sidang.

GILANGNEWS.COM - Bharada Richard Eliezer alias Bharada E diminta hakim menanggapi kesaksian Susi, asisten rumah tangga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Susi menjadi salah satu dari tiga belas saksi yang dihadirkan dalam perkara pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atas Brigadir J.

Serupa penilaian hakim, Bharada E juga sepakat banyak kebohongan disampaikan Susi. Salah satunya soal kejadian tanggal 4 Juli di Magelang.

"Saudara Yosua mengangkat Putri," tanya ketua Hakim, Wahyu Iman Santosa di sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10).

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Bharada E menceritakan memang melihat Yosua mengangkat Putri. Tetapi, di momen yang sama, dia tidak pernah merasa mengatakan 'jangan gitulah bang' pada Yosua seperti yang disampaikan Susi.

    "Tapi di situ saudara saksi (Susi) menjelaskan bahwa saya mengatakan 'jangan gitulah bang' mengatakan pada Yosua. Padahal itu tidak benar saya tidak pernah mengatakan seperti itu," ungkap Richard.

    "Tapi saudara lihat," tanya hakim ke Richard.

    "Saya melihat yang mulia," jawabnya.

    Sebelumnya, Susi sempat mengubah keterangan saat ditanya majelis hakim perihal siap yang mengangkat Putri saat berada di sebuah sofa di rumah Magelang.

    Jika di BAP, Susi mengatakan Yosua mengangkat Putri. Tetapi di persidangan kali ini, dia menyebut Yosua tidak mengangkat Putri.

    Majelis Hakim kemudian jengkel lantaran Susi tidak mengetahui alasan Putri Candrawathi perlu untuk diangkat-angkat dari sofa. Sementara jika permasalahan medis, tidak ada pula dokter yang dipanggil.

    "Om Richard , 'Bang jangan dipaksa (angkat) itu Ibu," kata Susi.

    "Kenapa Ibu, itu sakit apa bagaimana?," tanya Hakim.

    "Saya nggak tahu Pak," jawabnya.

    "Terus jadi diangkat nggak?," tanya Hakim lagi.

    "Tidak Pak," jawabnya.

    "Terus gimana?," tukas Hakim.

    "Ya Ibu masih di sofa, Om Kuat panggil saya di dapur, Susi bantu ibu papah ke atas," ujar Susi.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB